Paradigma Pemrograman

Hmmm. . . Postingannya mulai agak berat neh bahasannya halah. Okay, let’s start!

Pemrograman berarti proses menulis, menguji dan memperbaiki (debug), dan memelihara kode yang membangun sebuah program komputer (sumber : wikipedia). Dalam melakukan pemrograman ini, terdapat berbagai macam gaya/cara yang disebut dengan paradigma. Sejauh ini, ada empat paradigma pemrograman yang digunakan yaitu fungsional, prosedural, object oriented (OO), dan logika. Kita kupas satu- satu yuk, tapi gak terlalu dalam sih. Cukuplah buat perkenalan ini hehehehe .

1. Prosedural, paradigma ini biasanya diajarkan pertama kali untuk pemula. Cara memahaminya pun cukup mudah, yaitu program akan mengeksekusi kode-kode berdasarkan baris-baris kode tersebut. Contoh bahasa pemrograman yang menggunakan paradigma prosedural yaitu Pascal.

2. Fungsional, paradigma ini memperlakukan kode-kode sebagai evaluasi fungsi matematika. Gampangnya tu, kalo fungsional mudah dikenali dengan pola  sesuatu+sesuatu. Sesuatu itu berupa kode program dan bisa dikembangkan lagi di dalamnya. Bahasa pemrograman yang mendukung paradigma ini yaitu LISP.

3. Logika, paradigma ini sekarang jarang digunakan  karena paling primitif. Dalam paradigma ini, digunakan bahasa deklaratif dimana pemrogram memberi fakta dan aturan untuk kemudian diolah oleh prolog untuk menghasilkan suatu kesimpulan. Beraaat euy hahahaha 😀 Gak mudeng ya? gini deh gampangnya, bapak(Joko,Agus), bapak(Dadang,Joko) berarti ada fakta kalo Joko adalah bapak dari Agus dan Dadang adalah bapak dari Joko (maap buat yang namany di comot hehehehe :P). Dari fakta itu, dapat ditarik suatu aturan bahwa Dadang adalah kakek dari Agus, dalam bahasa logikanya kakek(Dadang,Agus):-bapak(Dadang,Joko),bapak(Joko,Agus). Agak tercerahkan ataukah tetep pusing?? Kalo masih geleng-geleng kepala, lihat disini aja dah hehehehe 🙂

4. Object Oriented, yaitu paradigma pemrograman yang menekankan pada konsep objek, dimana sesuatu dianggap objek yang memiliki atribut dan dapat melakukan sesuatu (method). Kelebihan dari OO yaitu pemrogram dapat mengubah bagian kode tanpa harus meronbak ulang secara keseluruhan. Selain itu, satu objek  juga bisa mengambil atribut maupun method milik objek lain yang merupakan induknya (konsep inheritance).

Fiiuuuuhh. . . Selesai juga ngetiknya hahhahaha 😀 cuma sedikit share aja sih sma pembaca blog ini hehehehe.

I wish this article may useful for you. See you and keep posting 😀

Advertisements

Tiada jejak tanpa komentarmu :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s