[Review] – Muslim Kok Nyebelin?

https://www.goodreads.com/book/show/19548038-muslim-kok-nyebelin?from_search=true
Sumber : Goodreads

Judul Buku      : Muslim Kok Nyebelin? Apa Kata Nabi?

Pengarang       : Satria Dharma

Penerbit           : Bunyan (PT. Bentang Pustaka)

ISBN               : 978-602-7888-68-5

Tebal               : x + 254 halaman

Apakah ciri suatu tempat yang menjadi tanda bahwa di situ baru saja berkumpul sejumlah besar orang muslim? Jawabannya : tempat itu menjadi kotor sekali. ~ hlm.165

Hayoo… Bener apa betul? Hahahaha 😆 . Tersindir? Tentu. Tapi bukankah itu fakta yang terjadi saat ini? Padahal kalimat “Kebersihan Sebagian dari Iman” begitu sering digaungkan dan sering pula kita jumpai ditempel di berbagai tempat. How ironic K .

Begitu saya mendapat pinjaman buku ini *iya, PINJAM!*, saya langsung tertawan dengan rangkaian kalimat ringan dan berisi yang dilontarkan oleh penulisnya. Baru membaca bagian pengantarnya, saya langsung menuju bagian belakang, mencari seperti apa sih penulis buku ini? Menurut perkiraan saya dari membaca sekilas biografinya, kurang lebih seangkatan ibu saya mungkin yak penulisnya (kelahiran tahun 60’an). We Oo We Be Ge Te!! Karena bahasa yang digunakan seperti halnya kita melihat fenomena *halah* kehidupan sehari-hari yang dikemas dengan informasi-informasi tambahan yang relevan, dan berhasil membuat saya membaca sekali duduk 😀 .

Secara garis besar, buku ini dibagi menjadi empat bagian (Membangkitkan Tradisi Kemajuan Islam, Teologi Islam yang Rasional, Beragama Secara Autentik, dan Beragama Lebih Membumi).

Di bagian awal, kita diajak untuk melihat-lihat lagi tradisi Islam yang mungkin sudah tidak mentradisi saat ini, yaitu tentang membaca dan menulis. Hah?! Menulis juga? Iya laaah, cek aja di bukunya kalau tidak percaya 😉 . Selanjutnya, mungkin adalah topik yang sedikit sensitif bagi sebagian kalangan dan memang sering menjadi bahan perdebatan. Wajar kok kalau kita berdebat tentang ‘Bolehkah mengucapkan hari raya kepada agama lain?’ ataupun ‘Apakah benar Nabi Adam itu manusia pertama?’, toh malaikat pun juga pernah protes kepada Allah tentang Adam yang diangkat menjadi khalifah. Padahal malaikat lho ya, makhluk yang paling patuh sama Allah (hlm.75). Terus bagaimana menyikapinya? Lahap saja deh buku ini *biar makin penasaran 😛 *.

Buku ini juga mengajak kita tak sekedar berislam dengan sami’na wa atha’na (kami dengar dan kami patuh) tanpa tahu maknanya atau hanya sekedar ikut-ikutan saja, tetapi juga memaparkan secara rasional dengan bahasa yang ringan dan (menurut saya) masih sesuai pakem Islam (Al-Qur’an dan Hadits). Ya mungkin karena pengetahuan saya juga masih dangkal tentang Islam juga sih hihihihi :D. Lagian saya juga cenderung gampang dipengaruhi lewat bacaan selama tulisannya (menurut saya) enak dibaca dan nggak bikin dahi berkerut-kerut hehehe :mrgreen: .

Kalau kekurangan dari buku ini (menurut saya) :

  1. Ada bagian yang hilang pada paragraf terakhir di halaman 23, “…. Buku tersebut adalah : “, udah mentok segitu dan di halaman berikutnya sudah ada paragraf baru. Eng..mudheng kan ya maksud saya?! 😀
  2. Ada bagian yang menurut saya kurang nyambung dengan yang sebelum maupun sesudahnya, atau mungkin penulis ingin menguji kita untuk dapat menarik kesimpulan dari bagian tersebut? 😉

Itu saja sih catatan saya selama membaca buku ini 😀 . Dan, sebenarnya tetap bisa menimbulkan perdebatan tentang isi di dalamnya. Yang jelas I Like It karena membuka wacana berpikir saya tentang berperilaku secara Islam dan kita boleh menanyakan hal-hal yang sekiranya kita tidak terima atau tidak sesuai dengan apa yang sudah diajarkan kepada kita selama ini kok. Asal menanyakan kepada orang yang benar-benar menguasai bidangnya 😀 .  Sebenarnya masih banyak yang ingin saya ulas, tapi ntar gak seru lagi dong pas kalian baca 😛 , jadi sekian aja ya 😀 .

Thank’s buat Lindri si SPG all product yang sudah meminjamkan buku ini *hugh*. Anyway, kalau ada yang berkenan ngasih buku ini (atau bahkan buku-buku lain) gratis, tangan saya terbuka lebaaaaaaaarr lho *ngarep banget* 😀

Advertisements

Tiada jejak tanpa komentarmu :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s