Blogspot Rasa WordPress

Waktu membaca tulisan Mak Shinta Ries tentang plus minus antara WordPress dan Blogspot (link menyusul ya mak) kalau tidak salah, benar juga sih, dilema kalau mau pindahan blog πŸ˜† . Saya juga baru saja merasakannya beberapa waktu ini. Saya terlanjur jatuh cinta dengan WordPress yang tinggal drag and drop dan temanya elegan-elegan *menurut saya*. Meski saya paham tentang kode html dan kawan-kawannya *yaiyalah, makanannya PHP mulu -_- *, tetapi saya malas untuk mengutak-atik kode yang ada, apalagi udah panjaaaaang banget *menurut ente?!?!*. Tapi mahal euy walau sekedar ganti alamat tok kalau di WordPress πŸ˜₯
Saya sih tidak keberatan dengan tetap ngeblog pakai WordPress, apalagi postingan saya juga udah lumayan πŸ˜‰ tapi saya merasa eman dengan domain/alamat yang udah dibeliin sama partner saya *nanti saja cerita tentang pindah blognya πŸ˜› *. Akhirnya saya ask to Uncle Google tentang bagaimana cara memindah isi blog dari WordPress ke Blogspot secara GRATIS *tetep!* πŸ˜† . Jadi intinya, kita export blog via dashboard WordPress, hasilnya berupa file berekstensi xml. Nah kemudian file xml tadi di-generate supaya mungkin pas dengan aturan di Blogspot *sotoy mode on* yang hasilnya juga file xml lagi. Oiya, untuk men-generate file xml dari WordPress ke Blogspot bisa ceki-ceki disini. Nah, barulah file xml hasil generate tadi kita import di Blogspot kita. Satu masalah selesai πŸ˜€ *goyang india*
Tapi kok masih ngganjel ya mau pindah ke Blogspot?! Males utak-atik tampilannya, yang font kurang gede lah, yang warna kurang eye catching lah, dan setumpuk alasan lainnya. Saya pun mutung lagi dan membiarkan blog hasil eksport-import tadi terbengkalai. Beberapa hari kemudian, partner saya share link via fb tentang tema-tema Blogspot yang diadaptasi dari WordPress. Aha! Serasa melihat apel berkulit jeruk πŸ˜† Karena koneksi saya yang megap-megap, akhirnya saya minta dicarikan tema yang mirip sama tema WordPress yang saya pakai sekarang ini, karena mata saya merasa nyaman dengan tema WordPress saya yang sekarang. Ternyata tidak ketemu 😦 Akhirnya saya memutuskan untuk menjelajah sendiri dan mencari tema yang cocok dengan mata saya πŸ˜€
Btemplates inilah surga saya *halah* dalam mencari tema-tema adaptasi dari WordPress yang bisa digunakan di Blogspot meski tidak semuanya tersedia. Setelah melihat beberapa rekomendasi dari partner yang ternyata tidak cocok dengan saya, saya memutuskan mencari sendiri tema yang minimalis dan gak neko-neko, oiya hurufnya juga yang agak gede dan spasinya tidak terlalu dekat *rempong bener, yes?*. Jalan kesana kemari, saya tersepona *eh* dengan tema TwentyTwelve. Sip, langsung download, deh! Oiya, semua yang disini GRATIS sodara-sodara!!! Saya banget deh ntu muahahaha πŸ˜† *cium jauh untuk penggagas website ini*.
Setelah download tema yang diinginkan (berupa file .zip), file tersebut kemudian di ekstrak, di dalamnya ada dua folder yaitu _MACOSX dan Twenty Twelve. Kemudian masuk ke bagian setting -> Template di dashboard Blogspot kita, buat jaga-jaga saja, pilih dulu opsi Backup/Restore yang ada di bagian kanan atas untuk mem-backup tema kita yang sebelumnya. Setelah di-backup, kemudian pilih file dari folder Twenty Twelve kita tadi yang berupa file xml, trus tinggal di-upload. Jeng jeng jadilah tampilan Blogspot kita serasa WordPress πŸ˜€ Untuk mengutak-atik tampilan baru ini, nanti saja ya πŸ˜€ Saya mau menjelajah dulu tentang bagaimana memakai Blogspot rasa WordPress πŸ˜›
Kalau ada yang kurang jelas, bisa colek-colek saya ataupun bertanya pada Uncle Google tentang tema Blogspot yang rasa WordPress ini πŸ˜€

Advertisements

11 thoughts on “Blogspot Rasa WordPress

  1. Hehehe kalo saya dari awal sih sudah pakai blogspot, Mak. Karena sudah selalu pakai blogspot sampai lima tahunan, udah terlanjur jatuh cinta. Jadi kalau mau pindahan ke wordpress rasanya sayang sama blog yang lama. Berarti harus ngulang lagi dari awal gitu hehehe.
    Akhirnya berganti jadi dot com hehehe

  2. wahh must read item inih. jejakdulu ah…ntar dicoba kalau pas longgar. sekarang diburu dl. baca tapi belom paham #DasarEmakGaptek. qiqiqi

    1. bisa kirim pesan ke fb saya kok mak kalau bingung, maklum saya juga bingung ngomongnya hihihi πŸ˜†
      bisa prakteknya tapi susah ngejelasin ke orang lain πŸ˜₯

  3. saya udah susah move on dari wordpress, meski punya banyak banget blog di blogspot (dan hanya menjadi sampah). Rasanya ada yang hilang aja kalo pindah ke blogspot. Kemaren aja sempet ngerasain blogdetik, akhirnya mudik lagi ke wordpress. πŸ˜€

    1. aku bikin akun di blogdetik dan bingung karena dashboardnya gak pernah mau muncul πŸ˜₯
      iya sih bang kalau pindah ke blogspot tuh kaya ada yang ilang gitu rasanya πŸ˜€

  4. Aku juga dudlu gegalau sama Blogspot dengan WP. Akhirnya Pilih Blogspot. sampai sekarang masih suka otak atik HTML meski sering error. Pilih yang simple dan elegen. se simple dan se elegen diriku.Hahahaha. WP memang pilihan viewnya aduhai.

Tiada jejak tanpa komentarmu :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s