Kenapa Manggis?

Kemarin saya ke Pasar Johar, biasalah niatnya beli apa akhirnya dapat apa aja hehehe šŸ˜› Waktu lewat bagian penjual buah-buahan, wes jadi ngeiler ik, akhirnya saya beli mangga saja. Sekilas lewat, saya perhatikan ada yang jual manggis juga. Entah kenapa saya tiba-tiba teringat dengan peribahasa “Tebak-tebak buah manggis” yang berarti kita memilih tetapi asal menebak saja, kurang tahu tentang pilihan kita tersebut, CMIIW :mrgreen:

Yang jadi pikian saya saat ini adalah : kenapa yang ditebak buah manggis? Toh, dia kan rasanya selalu asam, kan? Semanis-manisnya manggis pastilah asam juga #eh. Terus kenapa harus ditebak-tebak?! šŸ˜† Kenapa tidak buah yang lain semisal jeruk yang memang terkadang manis dan terkadang asam? Ada yang tahu?

Sekian dan terima kasih šŸ˜€

Advertisements

2 thoughts on “Kenapa Manggis?

  1. ada alasannya, kok. pernah liat bentuk seperti bunga yang ada di bagian bawah manggis? jumlah ‘helai’ pada ‘bunga’ tersebut menunjukkan jumlah biji di dalamnya secara tepat, tak pernah salah. Nah, biasanya bagian tersebut dikerat/dihilangkan untuk kemudian ditebak (oleh orang lain) berapa biji buah yang ada di dalam manggis. šŸ™‚

Tiada jejak tanpa komentarmu :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s