Belajar Ruby

Note : ini postingan kurang lebih tiga tahun yang lalu 😆

Kemarin dipamerin Tuan blog barunya yang bikin saya gemes dan pengen belajar. Memang masih dalam tahap developing sih, tapi kelihatannya mudah 😛 Blognya dibuat pake Ruby. Bukan, bukan batuan Ruby yang mihil ntuh, tapi Ruby on Rails, mainannya Tuan di kantor *alah*. Kata Tuan sih gampang kok mainan Ruby, simpel pula sintaksnya jika dibandingkan dengan PHP. Akhirnya, berbekal contoh blog Joshualande, saya pun tergelitik untuk bermain dengan Ruby. Hasil sementara bisa dilihat disini. Iya, masih cupu bingits 😆 Tapi puaslah bisa sedikit menyelam di dunia Ruby :mrgreen:

Saya sebenarnya juga tidak terlalu ‘ngeh’, apa sih Jekyll, Github, dan kawan-kawannya. Tapi tetap saja, saat kita belajar, kita akhirnya tahu apa yang kita pelajari, istilahnya sih learning by doing. Suhu saya tentu saja Tuan, karena dia yang mengenalkan saya dengan Ruby, jadi dia juga harus bertanggungjawab atas segala rasa penasaran saya tentang Ruby dan teman-temannya :lol

Yang mau ikutan, hayuk-hayuk saja sini. Berhubung saya juga mulai dari nol, jadi gak usah sungkan-sungkan gabung sama saya 😀 Okeh, kita mulai yak. Ruby ntu bahasa pemrograman, temannya PHP, Python, Java dan lain-lain. Nah, Ruby on Rails itu framework buat bermain dengan Ruby, semacam kita memakai CodeIgniter saat bermain dengan PHP. Github yaitu tempat naruh source code secara online dan sifatnya terbuka. Jadi orang lain bisa ngintip kode yang kita taruh disana, meski kadang bisa ikutan edit, kadang enggak. Sedangkan Jekyll yaitu bundling gem dari Ruby untuk mempermudah kita membuat halaman web yang statis dengan komponen dinamis. Puyeng? Saya juga hahaha Ntar juga paham sendiri kok kalau sudah praktek 😛

Nah, jadi tujuan kita ini membuat halaman web dengan menggunakan Ruby dan Jekyll yang nantinya ditaruh di Github, jadinya kaya punya Tuan ataupun punya saya *jangan dibandingin yah 😥 * Kita siapkan peralatan tempur kita yak 😀 Oh, ya, saya menggunakan OS Windows XP :mrgreen: Ini dia daftar yang kita butuhkan :

  1. Text editor, seperti Notepad++, Sublime, atau text editor bawaan dari OS masing-masing, tapi nanti bakalan puyeng liat kodenya gak berwarna 😛
  2. Browser, terserah mau pakai Mozilla, chrome, atau apa saja. Kalau saya pakai Comodo Dragon
  3. Installer Ruby on Rails, bisa di download disini. Jangan lupa sekalian dengan devKit-nya. Tentu saja sesuaikan seri devKit dengan seri installer Ruby.
  4. Koneksi internet, kalau ada masalah, tinggal ask to Google 😛
  5. So much patience dan jangan takut untuk trial and error 😀

Widih, udah panjang aja postingannya 😆 Untuk tahap instalasi dan lain-lain dilanjutkan postingan berikutnya yak, karena agak panjang kalau dijadikan satu, dan tentunya biar ada yang mantengin blog ini dong muehehehe :mrgreen:

Advertisements

Tiada jejak tanpa komentarmu :D

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s