Evolusi Supernova

Ada yang pernah baca Supernova Series? Entah kenapa setiap membaca Supernova series, saya selalu merasakan feel yang berbeda pada setiap penceritaan tokohnya.
Saat membaca Supernova 1 : Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh, saya gak terlalu mudeng, jadi gak mau komen apa-apa :mrgreen: tinggi banget dah bahasanya heuheu Bahkan saat difilmkan pun saya juga kurang bisa menikmatinya 😦 Saat membaca Supernova 2 : Akar, saya mulai bisa menikmati cerita hidup Bodhi. Meski terkadang masih agak terbawa gaya menulis Supernova 1 setidaknya di buku kedua ini sudah enak lah dibaca untuk orang awam macam saya 🙂
Di buku ketiga yaitu Supernova 3 : Petir, saya sangat menikmati kekonyolan demi kekonyolan yang menghampiri hidup Elektra 😆 Ya bisa dikatakan sudah bisa membayangkan kejadian tersebut dalam kehidupan nyata (visualisasinya mudah). Continue reading

Sagon, Madumongso dan Manco

Entah kenapa, tiba-tiba saya kangen dengan  makanan (atau jajanan?) ini 😀 Saat saya ketik ‘manco’ di mesin pencarian, lumayan lah ya gambarnya ada yang benar :mrgreen: Benar disini dalam artian “inilah bentuk manco yang saya kenal dan biasa saya makan” 😆 Mungkin ada bentuk manco yang lain atau rasa yang lain saya juga gak tau sih hehehe 😛

13970179811961704266840
sebungkus manco

Manco ini dalamnya kopong alias isinya angin doang. Manco ada dua jenis, yaitu yang luarnya dibalut wijen dan yang luarnya dibalut karuk. Karuk itu semacam brondong dari beras/ketan #eh . Yagitudeh pokoknya hahaha 😛

Hal berbeda saya temui saat saya ngetik ‘sagon’ di mesin pencarian. Kok, bentuknya padat semua yak? Hahaha 😛 Kalau sekilas melihat bahan-bahannya sih, kemungkinan sama, hanya saja saya malah belum pernah menjumpai sagon yang berbentuk padat seperti yang saya temukan di mesin pencarian :mrgreen: Continue reading

Sinkronisasi atau Redundansi ?

Berapa akun media sosial yang kamu punya? Rata-rata orang sekarang minimal memiliki dua akun media sosial, yaitu Facebook dan Twitter. Sementara masih buanyak lagi media sosial yang bertebaran di dunia maya ini, sebut saja Pinterest, Path, G+, WordPress, dan lain-lain. Saya sendiri pun juga memiliki akun di beberapa media sosial tersebut, kok 🙂

Saya tersenyum geli saat mendapati teman saya update status di twitter seperti ini :

twitter

Iya, juga, ya? Hahaha 😀 Saya sendiri sebisa mungkin menghindari hal tersebut, yaitu mencampuradukkan (dalam hal ini sinkronisasi) akun-akun yang saya miliki, kecuali karena kebutuhan khusus :mrgreen: Menurut saya, kalo sekali-sekali lintas platform media sosial tidak apalah, tapi kalau setiap kali meng-update di satu platform kemudian muncul di lainnya?! Eneg kali ya yang baca 😆 apalagi lingkaran pertemanan cenderung 4L 😛 Continue reading

Re-Use for Plastic Bottle

Dikasih link bagus dari Ina, tentang penggunaan ulang botol bekas minuman (dalam kasus ini Cocacola). Mungkin selama ini kita hanya menggunakan botol plastik bekas sebagai wadah penyimpanan, atau kalau di tempat saya bisa digunakan untuk menjebak lalat buah di sawah 😀 Selebihnya mungkin jadi vas, atau hiasan apa gitu. Di video ini, dari modifikasi tutup botol, bisa dihasilkan 16 jenis  penggunaan lain (kalau tidak salah hitung :mrgreen: ) dari botol plastik, dan kerennya setiap beli satu botol Cocacola yang 1,5L nanti mereka dapat 1 pack aneka tutup untuk hal itu.

Dari tutup botol yang diganti, botol bekas ini bisa berubah menjadi :

  1. Spray serbaguna
  2. Wadah kecap, saus, mayonnais dan entah apalagi pokoknya ada 5 tutup yang berbeda untuk yang tipe wadah-wadah ini
  3. Tembak air
  4. Wadah untuk membuat gelembung sabun
  5. Wadah pewarna untuk menggambar, jadi mirip spidol gitu
  6. Wadah kotoran hasil rautan pensil
  7. Buat mainan adek kecil yang diputer-puter gitu (lihat videonya saja lah hahaha 😆 )
  8. Buat wadah sabun cair/sampo yang model pump
  9. Wadah deterjen dengan bukaan yang gampang
  10. Jadi barbel!
  11. Jadi mainan yang di tutupnya ada lampunya

Udah ada belum ya di Indonesia? *ngarep*

Saat Mukena Tak Hanya Putih

Akhirnya dapat ilham untuk nge-blog lagi saat mendengar kultum waktu tarawih semalam. Beberapa hari absen dari masjid *youknowwhy*, sepertinya ada perubahan imam, muadzin serta bilal untuk tarawih malam itu. Kok tau kalo berubah, Nyah? Pertama, sang imam memuji si muadzin, “Wah, yang adzan tadi suaranya empuk sekali. Nah gini kan enak, kalau ada yang bersuara bagus dan mau digunakan untuk adzan”, berarti sebelumnya pak imam belum pernah dengar suara muadzin yang ini kan ya 😀 Berarti muadzin atau imamnya atau bahkan kedua adalah beda sama yang sebelumnya 😆 Kedua, emmm apa ya namanya? Intinya kata-kata yang diucapin bilal pas sela-sela sholat ituh beda. Biasanya kan ditambah nyebutin nama-nama khulafaur rasyidin tiap dua kali shalat tarawih gitu, nah yang semalam tuh enggak . Kesimpulannya si bilal beda dari biasanya :mrgreen: Ketiga, bahasa yang digunakan imam waktu ngasih kultum beda, lebih ringan dan segar *kaya minuman itu tuh 😛 *, meski isinya tetap makjleb 😀

Awalnya sih membahas tentang mengharap ridho Allah dalam setiap ibadah yang kita tekuni, terutama di bulan puasa ini. Eman-eman dong ya kalau kita beribadah, eh ujung-ujungnya hanya demi pengakuan dari orang lain ataupun mengharap selain ridho Allah *ehm,benerin jilbab*. Nah, saya lupa persisnya gimana, tiba-tiba mbahas tentang anak-anak jaman sekarang. Tahu kah kamu? Anak-anak sekarang sudah tidak terlalu takut dengan yang namanya pocongan, kuntilanak, dan sebagainya? Continue reading

Perpisahan

Tenang saja, Perpisahan tak menyedihkan, yang menyedihkan adalah apabila habis itu saling lupa. Tenang saja, Perpisahan tak menyakitkan, yang menyakitkan adalah apabila habis itu saling benci.

Quote by @pidibaiq

Bersama Sampai Renta

Menunggu yang tidak pasti itu melelahkan. Tapi menghadapi dunia yang tidak menentu, denganmu aku ingin terkejut bersama.

Racikan Kata

beach-boy-dress-girl-hands-hold-Favim.com-55110

Aku seorang perencana. Itu tugas dan naluriku. Kamu, navigator andal paling manis yang siaga menyadarkan bahwa semesta tak melulu sesuai dugaan.

Aku menganggap diri ‘the man with the plan’, terlalu pemikir. Tapi kamu selalu mengingatkanku semuanya lebih indah mengalir.

Menunggu yang tidak pasti itu melelahkan. Tapi menghadapi dunia yang tidak menentu, denganmu aku ingin terkejut bersama.

Aku terlalu takut kehilangan. Namun kamu meyakinkan, bahwa yang bersama kita saat ini adalah yang dianugerahkan.

Aku bersikeras masa depan bisa direncanakan. Kamu mengingatkanku takdir tak bisa dielakkan.

Kamu bilang, waktu paling berharga adalah saat ini. Maka bagiku, kamulah yang paling berharga, karena masih bersamaku sampai kini.

Katamu, masa depan tak pernah pasti. Tapi yang pasti aku hanya ingin memastikanmu menjadi masa depanku. Itu pasti.

Terima kasih sudah mengajarkanku bahwa mencinta itu berarti juga mengingatkan. Tetaplah saling menggenggam tangan. Dan sekali lagi, mari kita terkejut berdua, menghadapi dunia yang tidak menentu akhirnya… sampai…

View original post 7 more words

~Untitled~

Cinta ibarat perang 
Butuh strategi yang matang
Bila posisi telah siap menyerang
Mengendap-endap di remang-remang
Liku laku perjalanan cinta
Tak kan lepas dari sorot mata
Entah mata hati
Entah mata-mata 
Namun bila cinta telah merasuk 
Dzikir asmara kan mengalun khusyuk
~~~

Tiba-tiba teringat dengan salah satu lagu dalam “Opera Sandal Jepit” yang dipentaskan oleh Teater ASAP Madiun.
nb : semoga tidak keliru liriknya muahahaha 😆